JAKARTA – BMKG memprediksi kemungkinan awal Ramadhan 2024 atau 1445 Hijriah akan berbeda. Muhammadiyah yakin masyarakat tak masalah jika nantinya penetapan awal puasa akan berbeda.

“Dan perbedaan awal Ramadhan dan akhir sudah sering terjadi, untuk itu saya yakin masyarakat sudah terbiasa dan tidak ada masalah apa-apa,” kata Ketua PP Muhammadiyah Dadang Kahmad ketika dihubungi, Minggu (25/2/2024).

Dadang mengatakan perbedaan memang selalu ada dalam kehidupan manusia. Salah satunya terjadi dalam pemahaman agama.

“Perbedaan itu selalu ada di tiap segi apapun dalam kehidupan manusia juga terjadi dalam pemahaman agama,” katanya.

Perbedaan itu, kata dia, juga telah terjadi pada Ramadan sebelumnya. Untuk itu, Dadang berharap masyarakat saling menghormati perbedaan yang ada.

“Ya saling menghormati perbedaan tersebut,” kata dia.