suarakarsa.com – Menteri BUMN Erick Thohir mengumumkan rencana peleburan tujuh BUMN Karya menjadi tiga grup sebagai bagian dari langkah penyehatan bisnis konstruksi nasional. Konsolidasi ini akan mengelompokkan BUMN Karya sesuai dengan fokus bisnis masing-masing.

“Peleburan ini bertujuan untuk menciptakan klasifikasi BUMN Karya agar lebih fokus pada tugas dan keahlian masing-masing,” kata Erick di Jakarta, Jumat (15/11/2024).

Tiga Kelompok BUMN Karya

  1. Hutama Karya dan Waskita Karya
    Hutama Karya (HK) akan mengakuisisi Waskita Karya, dengan fokus pada pengembangan jalan tol, jalan non-tol, dan pemukiman komersial.
  2. Nindya Karya, Brantas Abipraya, dan Adhi Karya
    Nindya Karya akan dilebur bersama Brantas Abipraya dan Adhi Karya. Grup ini difokuskan pada pembangunan rel kereta api dan sektor konstruksi lainnya.
  3. Wijaya Karya (WIKA) dan Pembangunan Perumahan (PTPP)
    WIKA dan PTPP akan diarahkan untuk pembangunan infrastruktur besar seperti pelabuhan laut, bandara, serta perumahan dan hunian.

Model Konsolidasi: Anak dan Induk Perusahaan

Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo, yang akrab disapa Tiko, menjelaskan bahwa proses peleburan akan dimulai dengan menjadikan Waskita Karya sebagai anak perusahaan Hutama Karya.