suarakarsa.com — Pemerintah Kabupaten Konawe melalui Dinas Kesehatan resmi menjalin kerja sama dengan Yayasan Noora Health Indonesia dalam kegiatan Forum Kemitraan Edukasi Kesehatan Keluarga yang digelar di Aula BKPSDM, Senin (6/4/2026).

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bupati Konawe, Yusran Akbar, dan menjadi momentum penting dalam memperkuat peran keluarga sebagai garda terdepan dalam menjaga kesehatan masyarakat.

Forum tersebut dirangkaikan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe dan Yayasan Noora Health Indonesia. Acara ini turut dihadiri berbagai unsur penting daerah, antara lain Ketua dan Anggota TP PKK Kabupaten, Bappeda, Dinas Kesehatan, RSUD Kabupaten Konawe, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, BKB Kabupaten Konawe, para kepala puskesmas se-Kabupaten Konawe, serta Dinas Komunikasi dan Informatika.

Kehadiran berbagai pihak tersebut menunjukkan kuatnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung upaya peningkatan kesehatan masyarakat berbasis keluarga.

Dalam sambutannya, Bupati Yusran Akbar menekankan bahwa pendampingan keluarga merupakan strategi utama dalam mencegah dan mengelola penyakit tidak menular. Ia berharap edukasi yang diberikan melalui program ini mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pola hidup sehat.

“Kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan Yayasan Noora Health Indonesia, menjadi langkah strategis untuk memperkuat kapasitas pengasuh keluarga sehingga masyarakat lebih mandiri dalam menjaga kesehatan anggota keluarganya,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan pesan inspiratif dengan menyinggung kisah perjuangan keluarga dalam film Lorenzo’s Oil. Kisah tersebut dijadikan analogi tentang pentingnya ketekunan, cinta keluarga, dan kerja sama dengan para ahli dalam menemukan solusi bagi masalah kesehatan.

Penandatanganan PKS ini menjadi simbol sinergi dalam membangun sistem kesehatan berbasis keluarga di Konawe. Dengan dukungan semua pihak, program ini diharapkan mampu menghadirkan edukasi kesehatan yang terstruktur, memperkuat peran keluarga, serta menjadi contoh nyata kolaborasi antara pemerintah, mitra, dan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan.