“Perubahan iklim berdampak pada krisis pangan global sehingga ada kemungkinan penurunan produksi sampai dengan 30 persen”, ujar Munifah.

Sedangkan Narasumber Ngobras merupakan Kepala Pusat karantina Tumbuhan dan Keamanan Hayati Nabati Badan Karantina Pertanian (Barantan), A.M Adnan mengatakan salah satu peran Barantan dalam antisipasi krisis pangan global dan El Nino yaitu peningkatan pengawasan lalulintas komoditas pertanian khususnya benih jagung melalui pelaksanaan tindakan karantina untuk mencegah masuk dan tersebarnya HPHK dan OPTK pada komoditas jagung.

Diharapkan adanya bantuan pemerintah pusat untuk dukungan regulasi dan kemudahan layanan Bantuan sarpras sebagai stimulus.

Adnan menambahkan, sesuai arahan Mentan SYL, Badan Karantina Pertanian harus menjaga kecukupan dalam negeri, mengerakan perekonomian masyarakat, stabilitas harga dalam negeri dan pemulihan ekonomi rakyat serta bantalan resesi global.