Kaharuddin yang juga Dosen Polbangtan gowa turut memberikan sebuah Solusi terhadap Upaya peningkatan produksi tanaman pangan khususnya padi.
“Dibutuhkan Tindakan adaptasi mitigasi perubahan iklim, sebab budidaya padi merupakan sumber Gas Rumah Kaca (GRK) besar seperti CO2, CH4 dan N2O, sehingga tanaman padi selain contributor sekaligus penerima dampak” jelas Kahar.
Dalam MAF Kahar mengungkapkan contoh teknologi yang bersinergi antara produksi pangan dengan adaptasi serta mitigasi. Pertama, teknologi unggul seperti irigasi terselang, pupuk berimbang, organic farming, penggunaan kalender tanam, rotasi tanam dan pemetaan wilayah pengembangan komoditas.
Kedua, tindakan adaptasi seperti efisiensi air irigasi, meningkatkan vigor dan daya tahan penyakit, memperbaiki struktur tanah serta mengurangi ledakan OPT.
1 Komentar