“Tapi di Konawe itu lebih banyak industri proyek strategis, terutama industri nikel. Itu di perusahaan- perusahaan itu lebih banyak diterima tenaga kerja kaki- laki dari pada wanita,” terang Harmin melaporkan kondisi Ketenaga Kerjaan di Konawe kepada tim Irjen Kemendagri tersebut.

Selain itu juga, Harmin melaporkan hal yang dilakukan untuk penanggulangan pengangguran tersebut, diantaranya mendirikan Politeknik bidang Metanologi.

“Kami juga sudah mengajukan surat ke Kemetrian Tenaga Kerja untuk membangun BLK. Hasilnya sudah ada bantuannya dan Pemda Konawe segera menyiapkan lahan untuk pembangunan kantor BLK,” papar Harmin yang diapresiasi tim Irjen Kemendagri tersebut.

Masih lanjut paparan Harmin, sementara untuk aspek kemiskinan ekstrim, pada tahun 2022 aspek kemiskinan ekstrim berada diangka 6,08 persen. Sedangkan untuk tahun 2O23 mengalami penurunan diangka 2,38 persen.