“Pertumbuhan ekonomi ini juga turut berkontribusi pada pencapaian Sultra sebagai provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi ketujuh di Indonesia pada tahun 2024,” ungkap Stanley.

Stanley juga menyampaikan bahwa inflasi di Kabupaten Konawe berhasil dikendalikan dengan baik, tercatat pada angka 0,7 persen pada Juni 2024, menjadikan Konawe sebagai kabupaten dengan inflasi terendah di Sultra. Di sisi lain, upaya untuk mengurangi ketimpangan ekonomi juga berhasil dilakukan, dengan penurunan indeks ketimpangan dari 0,330 menjadi 0,309 pada tahun 2023.

“Kami terus berkomitmen untuk memastikan pemerataan ekonomi di seluruh wilayah Konawe, sehingga perekonomian tidak hanya terpusat di ibu kota kabupaten,” jelas Stanley.

Selain itu, Stanley mengungkapkan bahwa Konawe telah mempertahankan prestasi tingkat nasional, termasuk meraih Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk kesembilan kalinya dan menduduki peringkat ke-13 nasional dalam kategori penyelenggaraan pemerintahan yang baik.