“Bahan formulasi kompos sapina antara lain arang atau abu sekam, kotoran sapi, urine sapi, EM4, Molase, yakult dan air sesuai dengan kebutuhan”, jelas I Ketut Edi Sukarma.
Kompos sapina merupakan formulasi dari Kohe Sapi dan arang sekam atau abu sekam yang telah di fermentasikan dengan bahan dekomposer melalui aktifitas mikroba serta unsur dari urine sapi diproses selama 14 hari, jelasnya.
Menurut Narasumber kedua MSPP, Kepala Bidang Penyuluhan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sulawesi Tengah Muhammad Adam mengatakan sebagai alternatif dalam meningkatkan kesuburan tanah diantaranya adalah pembenah tanah, Pupuk Organik Padat (POP), Pupuk Organik Cair (POC) dan Pestisida Nabati (Pesnab).
Adam menjelaskan bahwa produk Kompos Sapina ini sudah diproduksi sejak 5 tahun terakhir dan banyak dipergunakan oleh petani padi, tanaman pangan, buah-buahan serta sayuran dan tanaman perkebunan yang berada di wilayah Kecamatan Balinggi dan Sausu di Kabupaten Parigi Moutong Sulawesi Tengah dan telah teruji meningkatkan produktivitas tanah.
1 Komentar