Mentan Syahrul menekankan kembali bahwa IPDMIP berhasil menyakinkan petani dalam hal penerapan teknologi yang direkomendasikan. Seperti teknik bertanam dengan metode jajar legowo yang disempurnakan dengan penggunaan benih berkualitas, pestisida hayati, penerapan teknik pemupukan ramah lingkungan. Selain itu juga ada pemupukan berimbang dan teknik irigasi teknologi yang diterapkan tersebut telah terbukti dapat meningkatkan produktivitas usahatani padi, ucapnya lagi.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi, berharap melalui berbagai kegiatan yang dikembangkan Program IPDMIP, akan mendukung tercapainya swasembada beras dan ketahanan pangan nasional.

Untuk itu, IPDMIP telah membiayai kegiatan yang terkait dengan rehabilitasi jaringan irigasi baik yang berada di bawah kewenangan pusat, provinsi maupun kabupaten, perbaikan manajemen operasional dan pemeliharaan irigasi dan penguatan sistem dan kapasitas kelembagaan irigasi pertanian yang berkelanjutan, ujar Kabadan Dedi.