Selain untuk memperoleh umpan balik terhadap kurikulum berbasis kewirausahaan, FGD tracer study ini dilakukan untuk memetakan dunia usaha dan industri agar merapatkan kompetensi yang diperoleh alumni saat kuliah dengan tuntutan dunia kerja.

Tentang pentingnya tracer study tersebut Dedi Nursyamsi mengarahkan kepada seluruh kampus vokasi BPPSDMP untuk melakukan tracer study berbasis aplikasi.

“Kita membutuhkan sistem penelusuran alumni Polbangtan, PEPI serta SMKPPN. Aplikasi tracer study merupakan sistem penelusuran alumni yang harus dimiliki oleh setiap lembaga pendidikan bahkan salah satu kriteria penilaian dalam akreditasi adalah tingkat kebekerjaan alumni yang dimonitor melalui aplikasi ini”, ungkap Dedi.

Direktur Polbangtan Gowa yakni Detia Tri Yunandar menegaskan bahwa Menteri Pertanian telah mengarahkan langsung kepada Polbangtan untuk lebih focus arah alumninya untuk menjadi ke Job Creator.