“Salah satu cara memperbaiki kesuburan tanah adalah mengurangi penggunaan pupuk kimia dan meningkatkan penggunaan pupuk organik. Dengan demikian, produksi pertanian dapat ditingkatkan dan pencemaran lingkungan bisa ditekan,” ujar Syahrul.

Gelaran MAF dibuka langsung oleh Kepala Badan SDM Pertanian Prof. Dedi Nursyamsi dan dihadiri partisipan dari berbagai kalangan mulai mahasiswa, petani milenial dan praktisi pertanian lainnya.

Pada kesempatan tersebut, Dedi Nursyamsi mengatakan bahwa dampak dari perang Rusia – Ukraina membuat pupuk kimia menjadi mahal. Maka dari itu pemanfaatan pupuk organik harus terus digalakkan.

“Ini peluang bagi kita untuk mengembangkan pupuk organik. Momentum di tengah harga pupuk kimia yang melonjak. Potensi alam kita bisa dimanfaatkan secara maksimal,” kata Dedi Nursyamsi.