“Karena bagaimanapun juga wilayah Anggoro, wilayah paling rendah secara teknis. Jadi posisi air di Konaweeha lebih tinggi otomatis air akan lari kesini. Dan setiap saat akan terulang terus. Jadi salah satu solusi seperti yang disampaikan oleh Pj. Bupati Konawe Harmin Ramba, Insya Allah kami mendukung,” tuturnya.
Ia menambahkan, rencana pembangunan kolam retensi itu, di tahun 2025 ke depan.
“Mohon doanya, dorongan dari Pemda, tolong supaya lebih cepat,” pungkasnya.(**)
Halaman
Tinggalkan Balasan