Ia mengungkapkan, penyuluh-penyuluh di Pangkep itu membawahi 1 desa 1 kelurahan, aktif memberikan bimbingan dan selalu berkolaborasi dengan pihak terkait lainnya sehingga semuanya berjalan lancar.

“Bantuan yang diberikan oleh pemerintah melalui program SIMURP kepada KWT, kini hasilnya sudah sangat bagus karena disitu sudah ada sentuhan teknologi. Produk-produk yang dihasilkan sudah berdaya saing dan pemasarannya juga dibantu oleh Pemda selain pemasaran yang dilakukan sendiri oleh semua anggota”, tambahnya.

Masuknya program pemerintah dan bantuan yang diberikan, terdapat perubahan dari peningkatan pendapatan rumah tangga yang lebih baik lagi. Dirinya berharap, kegiatan  Simurp tersebut bisa berjalan terus walaupun pada akhirnya tidak ada lagi bantuan-bantuan tetapi bagaimana memanfaatkan bantuan-bantuan yang sudah ada nantinya lebih manfaat dan bisa digunakan kelompok-kelompok lain yang ada disekitarnya.