“Selama di dalam, saya tidak pegang hape dan laptop, saya fokus untuk kesembuhan saya dan tidak lagi mau terlibat dengan persoalan-persoalan di luar. Bahkan saya sedang merencanakan untuk mengundurkan diri, berhenti dari kegiatan saya sebagai advokat dan Ketua LQ Lawfirm. Saya juga sudah tidak mampu kerja lagi. Nanti ketika sudah keluar dari penjara, saya mau ke Amerika saja dan tinggal di sana,” beber Alvin Lim.
Dalam pertemuan membezuk Alvin Lim yang juga merupakan sahabat baiknya itu, Wilson Lalengke dan rekan-rekannya mengajak semua yang hadir untuk berdoa bersama. Ketua Umum PPWI yang juga adalah mantan tahanan Rutan Wayhui, Bandar Lampung, itu meminta Edwin Waturandang memimpin doa.
Berhubung satu dan lain pertimbangan, Kalapas Yosafat Rizanto tidak mengijinkan Tim PPWI mengabadikan pertemuan itu, baik dalam bentuk foto, video, maupun rekaman audio. Namun demikian, ‘temu kangen’ PPWI dengan Alvin Lim yang juga merupakan kuasa hukum anggota PPWI Ery Biyaya dan kawan-kawannya, itu dapat menjadi momentum yang memberikan semangat hidup bagi Alvin Lim.
Tinggalkan Balasan