Diantaranya adalah pemanfaatan limbah pertanian. Khususnya jerami serta sekam padi serta limbah ternak sapi yang tersedia di wilayah CSA SIMURP untuk menjadi pupuk organik atau pupuk kompos, ujarnya

Gunawan menambahkan, pada saat pengubinan yang dilakukan oleh petugas Statistik di lahan poktan demplot CSA Bunga Sadari, diperoleh produktivitas sebesar 5,1 ton/ha dengan jenis padi varietas Inpari 30. Ini mengalami peningkatan sebesar 1,1 ton/ ha dari produktivitas tahun sebelumnya 4,0 ton/ ha, jelasnya.

Di akhir acara Ketua Kelompoktani Bunga Sadari, I Made Jiwanata menyampaikan keberhasilan kelompoknya dalam menerapkan sistem pertanian terpadu atau Integrated farming dengan teknologi CSA. Yaitu dengan memanfaatkan pupuk organik, hal ini guna mengurangi penggunaan pupuk kimia namun tetap menggunakan alat Perangkat Uji Tanah Sawah (PUTS) yang direkomendasi oleh BPTP, imbuhnya. (MP/NF)