Dedi menambahkan untuk mengamankan produksi pertanian kita, maka kita harus antisipasi El Nino dan harus ada tindakan mitigasi perubahan iklim.

Narasumber MSPP, Kepala BSIP Agroklimat dan Hidrologi Pertanian Asmarhansyah menjelaskan bahwa Sektor Pertanian adalah salah satu sumber emisi Gas Rumah Kaca (GRK), sekaligus sektor yang rentan terhadap perubahan Iklim.

“Keragaman iklim Indonesia dipengaruhi oleh berbagai sirkulasi atmosfer, dan salah satu yang paling besar pengaruhnya adalah El Nino Southern Oscillation (ENSO). Terminologi ENSO sering digunakan untuk merujuk fenomena El Nino dan La Nina”, jelas Asmarhansyah.

Asmarhansyah menambahkan bahwa prediksi kekeringan untuk periode Juni 2023, dengan prediksi luas risiko kekeringan untuk komoditas padi sawah di Indonesia berada pada kisaran antara kategori rendah hingga kategori sedang. Luas total sawah dengan risiko kekeringan kategori sedang pada bulan Juni 2023 sebesar 5,4% atau 410.675 Ha”, jelasnya kembali.