JAKARTA – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Forum Komunikasi Pemerhati Daerah (FKPD) Sulawesi Tenggara melakukan aksi demonstrasi jilid III di depan kantor Kejaksaan Republik Indonesia, Rabu 23/08.

Aksi itu dalam rangka mendesak Kejaksaan Republik Indonesia agar segara mencopot Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara (Kejati Sultra) karena dinilai lambat, gagal, dan pilih kasih dalam menangani perkara korupsi pertambangan ilegal penjualan ore nikel Blok Mandiodo, Konawe Utara, Sulawesi Tenggara.

“Kepala Kejaksaan harus dicopot dari Jabatannya karena gagal dan tebang pilih dalam menangani perkara ini. Kejaksaan Agung untuk mengambil alih sepenuhnya (Supervisi) perkara Tipikor pertambangan ilegal blok Mandiodo demi keadilan dan kepastian hukum.” Kata Koordinator lapangan, Ahmad Sirajuddin dalam aksinya.