Dalam kesempatan tersebut, Ismaya juga menyampaikan pesan tegas mengenai aturan yang harus menjadi pegangan mahasiswa selama menjalani pendidikan. Kampus menerapkan prinsip zero tolerance terhadap narkoba, judi online, dan kekerasan.

“Anak-anakku mahasiswa, jangan narkoba kita tutup pintu untuk mahasiswa yang terlibat narkoba. Kemudian jangan judi online—kita tutup buku untuk mahasiswa yang judi online, serta jangan ada kekerasan,” tegas Ismaya.

Menurutnya, mahasiswa memiliki ruang yang luas untuk berkembang, mencoba berbagai hal positif, berprestasi, dan mengembangkan potensi diri. Namun, kebebasan tersebut harus berjalan bersama tanggung jawab dan kepatuhan terhadap aturan kampus.

“Silakan mengembangkan diri dan berprestasi mengharumkan nama kampus tercinta dan berkontribusi untuk pertanian Indonesia,” pungkasnya.