JAKARTA – Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengaku tak akan mencabut perkataannya meski ada ancaman pendisiplinan di Partainya. Ia yakin dengan apa yang diucapkannya.
Yaqut Cholil Qoumas mengaku tak masalah disebut sebagai buzzer oleh Ketum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) buntut pernyataannya yang meminta masyarakat tidak memilih pemimpin menggunakan agama untuk kepentingan politik. Yaqut menyebut setiap orang berhak memberikan tanggapan.
“Nggak apa-apa boleh bilang saya buzzer boleh, bilang ya terserah lah orang mau nyebut apa. Kan orang berhak. Orang itu berhak memberikan apresiasi, menilai, atas diri kita, kita ini kan buku kosong yang bisa dicoret-coret apa saja. Terserah aja orang beranggapan aja. Tapi, secara prinsip saya tidak akan bergeser dari keyakinan saya,” kata Yaqut di Kementerian Agama, Jakarta Pusat, Jumat (5/10/2023).
Tinggalkan Balasan