Sama seperti ChatGPT, Google Bard ini juga merupakan salah satu layanan percakapan berbasis kecerdasan buatan atau AI.
Inovasi terbaru dari Google ini diketahui akan mampu menghasilkan berbagai jenis teks sesuai dengan perintah yang diberikan.
Awalnya, chatbot dari Google ini hanya tersedia dalam bahasa Inggris untuk pengguna di Amerika Serikat dan Inggris saja.
Namun, pada konferensi Google I/O 2023, Google mengumumkan bahwa Google Bard akan tersedia di 180 negara, termasuk Indonesia.
Meskipun demikian, saat ini layanan Bard masih terbatas dalam bahasa Inggris, Perancis, Jerman, Spanyol, Portugis, Italia, Rusia, China, Jepang, dan Korea.
Bagaimana cara kerja Google Bard? Prinsip kerjanya hampir mirip dengan chatbot AI pada umumnya.
Pengguna dapat mengajukan pertanyaan atau memberikan perintah kepada Bard. Selama pertanyaan atau perintah tersebut sesuai dengan ketentuan, Bard akan memberikan jawaban dalam bentuk teks.
Tinggalkan Balasan