Proyek Tol Gilimanuk-Mengwi mengalami stagnasi setelah PT Jagat Kerti Bali, badan usaha jalan tol (BUJT) yang menangani proyek tersebut, mundur karena kesulitan mencapai tahap pemenuhan pembiayaan. Hingga saat ini, lahan seluas 44,64 hektare senilai Rp112,37 miliar telah dibebaskan untuk proyek ini.