Dia menyampaikan bahwa kehadiran Tim Monitoring dari Kementan untuk memantau langsung harga dan stok pangan di pasar-pasar menunjukan perhatian pemerintah kepada ketersediaan pangan pokok di masyarakat.

“Kami tidak ingin ada gejolak harga pangan menjelang Nataru, kami ingin memastikan bahwa harga pangan stabil dan stok ketersediaan pangan terjaga, khususnya 12 pangan pokok strategis termasuk didalamnya beras, cabai, bawang dan telur ayam,” ujar Bustanul.

Lebih lanjut Bustanul mengatakan bahwa pengawalan dan monitoring harga pangan ini didukung juga oleh pemerintah daerah, baik provinsi maiupun kabupaten/kota.

“Seperti kita lihat, saat ini kami di Pasar Tos 3000 hadir bersama Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Batam dan Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kepulauan Riau yang diwakili oleh Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura. Ini bukti kita semua turun ke lapangan untuk memastikan pangan itu ada untuk masyarakat jelang Nataru,” tegas Bustanul.