Menurutnya alasan PPP mendukung Ganjar Pranowo sejalan dengan prinsip yang diterapkan partai. Bahkan, lanjut dia, amar ma’ruf nahi munkar yang diharapkan sejalan dengan nasehat Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri.
“Prinsip amar ma’ruf nahi munkar tersebut senapas dengan nasehat Ibu Megawati ke Mas Ganjar Pranowo yaitu: bijaksana dan baik, baik dan bijaksana,” sambungnya.
Hasto kemudian mengulas aspek sejarah PPP dan PDIP. Ia berbicara hubungan baik antara Megawati dengan Hamzah Haz dalam gelaran Pilpres.
“Dari sisi aspek sejarah, hubungan kedua partai memiliki kesamaan yang di masa lalu menjadi partai tertindas yang sama-sama ditindas oleh Orde Baru. Selain itu, Ibu Megawati dan Pak Hamzah Haz pun juga memiliki hubungan yang sangat erat apalagi pernah bersama di pemerintahan,” ujar Hasto.
“Saat itu, Pak Hamzah menjadi wakil presiden. Ibu Megawati juga mempunyai persahabatan baik dengan ulama karismatik dan tokoh senior PPP, KH Maimun Zubair atau akrab dipanggil Mbah Moen semasa hidupnya,” lanjutnya.
Tinggalkan Balasan