Di Kabupaten Maros, lanjut Detia akan dibangun kluster aren dan jagung. Olehnya itu dukungan dari semua stakeholder dibutuhkan termasuk keterlibatan pendamping desa yang berada dibawah binaan Kemendes dengan harapan semua bisa berkolaborasi.

“Di Program YESS, pemerintah pusat, daerah, perbankan dan akademisi harus sama-sama bersinergi karena ini memiliki  tujuan dan dampak yang vital terhadap pertanian kita kedepan khususnya dalam menghadapi climate change,” kata Detia.

Menanggapi hal tersebut, dalam pelaksanan District Multi Stakeholder Forum (DMSF) YESS PPIU Sulsel Polbangtan Gowa, di Kantor Bupati Maros, Rabu (11/10/2023).

Pemerintah Kabupaten Maros berkomitmen mendukung pelaksanaan program YESS.

Sekretaris Daerah Maros Andi Davied Syamsuddin menyampaikan bahwa Kehadiran program Yess PPIU Sulsel, memberikan manfaat secara langsung terhadap perkembangan wirausaha pertanian dan perputaran roda perekonomian di Kabupaten Maros.