Dedi menambahkan, program yang merupakan hasil kerja sama dengan International Fund for Agricultural Development [IFAD], YESS merupakan implementasi dari kesungguhan Kementan dalam regenerasi petani serta melahirkan wirausaha milenial dari sektor pertanian.

Salah satu pemuda Desa asal Tanete, Kecamatan Cina, Kabupaten Bone, Andi Aswan (25 tahun) telah merasakan manfaat intervensi program YESS Kementan.

Pemuda yang menyukai tanaman hias tersebut memanfaatkan hobinya menjadi lahan bisnis. Bahkan usahanya tersebut telah ia lakukan mulai duduk di bangku kuliah.

“Sejak kuliah saya suka Jualan tanaman hias di kampus dan sekolah. Saya tidak malu, bahkan selalu bersemangat sebab dengan usaha kecil tersebut, bisa menghasilkan rupiah” kenang Aswan.

Andi Aswan bercerita bagaimana awal mula ia bisnis tanaman hias, dengan omset awal hanya 500 ribu perbulan. Tanaman hiasnya dipasarkan hanya di sekitar Kabupaten Bone saja.