Namun setelah mengikuti program yess dalam bentuk pendampingan, pelatihan dan permodalan, usahanya semakin berkembang hingga menghasilkan omzet 80 juta pertahun. Produk tanaman hiasnya pun sudah dipasarkan ke berbagai daerah.
“Program YESS Sangat mempengaruhi usaha saya, omzet sebelum menerima bantuan YESS hanya Rp.500.000 per bulan dan itupun pemasaran hanya di sekitar desa atau di kota Watampone. Alhamdulillah tahun 2021 setelah menerima bantuan dari YESS omset saya meningkat hingga Rp80.000.000/tahun dan pemasaran nya sudah secara nasional” ujar Aswan.
“Alhamdulillah usaha mulai menjadi lebih besar, lebih dikenal, sampai-sampai menjadi perbincangan tetangga karena masuk TV, bahkan ribut di pasar karena ada anak yang sebelumnya tidak ada apa-apanya bisa masuk tv karena jualan tanaman dan menjadi salah satu inspirasi bagi teman-teman yang lain” kisah Aswan.
Tinggalkan Balasan