Setelah meninggalkan TNI, Prabowo beralih ke dunia bisnis, mengikuti jejak adiknya, Hashim Djojohadikusumo. Namun, hasrat Prabowo terhadap politik membawanya mencalonkan diri sebagai presiden melalui Partai Golkar pada konvensi 2004, meskipun gagal. Tidak berhenti di sana, Prabowo mendirikan Partai Gerindra dan terus berjuang dalam pemilihan presiden hingga akhirnya, pada Pilpres 2024, ia berhasil meraih kemenangan bersama Gibran Rakabuming Raka.
Pasangan Prabowo-Gibran berhasil mengalahkan pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar serta Ganjar Pranowo-Mahfud MD dalam pemilihan presiden, menandai kemenangan politik yang telah lama dinantikan Prabowo setelah dua kali gagal meraih kursi RI-1.
Kekayaan Luar Biasa
Selain perjalanan kariernya, Prabowo juga dikenal dengan kekayaannya yang signifikan. Dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkannya kepada KPK saat pencalonan presiden 2024, Prabowo melaporkan total kekayaannya mencapai Rp 2,04 triliun. Sebagian besar kekayaannya berupa surat berharga senilai Rp 1,7 triliun, yang diduga berasal dari saham di berbagai perusahaan. Aset lainnya termasuk 10 properti senilai Rp 275 miliar, di antaranya tanah dan bangunan di Jakarta Selatan senilai Rp 158 miliar.
5 Komentar