“Petani Subang sudah sangat luar biasa menerapkan inovasi cerdas iklim, dan terkesan pada hasil yang didapatkan para petani produktivitasnya sangat tinggi. Petani disini sudah menggunakan Program SIMURP sebagai peningkatan produktivitas dalam pendapatan petani,” ujar Ijsband.

Darto Ego, Petani asal Subang mengungkapkan bahwa manfaat SIMURP ini banyak sekali. Pengetahuan yang didapat salah satunya yang adalah pemberian teknologi berupa Alternate Wetting and Drying (AWD), cara pengolahan, lalu cara tanam jajar legowo 4 dan juga tonase.

“Kalau dirasakan memang banyak sekali, yang pertama dari tonase yang ada peningkatan, yang kedua tenaga kerja terutama perairan air lebih hemat jadi kita lebih tenang kadangkala kalau yang belum mengikuti program melihat-lihat udah ga ada air macak-macak diatas tanah udah ribut, tetapi kalau kita lihat dari AWD ini notaben yang nama nya pipa tanjap ditanah kebawah, tanah kita bisa lihat kondisi air jadi kita tenang aja,” ungkap Darto.