suarakarsa.com – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) memastikan konferensi pemilihan Ketua PWI Sultra yang baru akan digelar pada 21 November 2026. Panitia juga resmi membuka pendaftaran bakal calon ketua mulai Jumat (23/10/2026).
Kepastian jadwal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua PWI Sultra, Sarjono, S.Sos., M.AP., saat memimpin rapat panitia konferensi di Kantor PWI Sultra, Jumat (23/10/2026).
Rapat tersebut dihadiri Ketua Panitia Konferensi H. Atto Riadi, S.IP., M.AP., Ketua Pengarah atau Steering Committee (SC) Drs. Abd. Azis Senong, serta sejumlah anggota panitia lainnya.
Sarjono mengatakan, persiapan konferensi terus dimatangkan, termasuk dari sisi kesiapan anggaran untuk mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan.
“Anggaran sudah siap dan konferensi sesuai rencana akan digelar pada 21 November 2026 mendatang,” ujar Sarjono.
Selain memastikan jadwal konferensi, panitia juga mulai membuka tahapan pendaftaran bakal calon Ketua PWI Sultra. Para kandidat dipersilakan mengambil formulir pendaftaran secara langsung atau mengutus liaison officer (LO) sebagai perwakilan.
“Saya sudah menghubungi para calon untuk mengambil formulir pendaftaran atau mengutus LO masing-masing,” katanya.
Dalam pemilihan kali ini, dua nama telah mencuat sebagai kandidat Ketua PWI Sultra, yakni Dr. Umar Marhum, A.Md., STP., S.H., M.H., dan Dr. Mahdar Tayong, M.AP. Keduanya diketahui telah melakukan sosialisasi ke sejumlah kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara.
Usai rapat panitia ditutup, dua kandidat tersebut telah mengutus LO masing-masing untuk mengambil formulir pendaftaran. Langkah ini menjadi bagian awal dari proses pencalonan menjelang konferensi.
Panitia selanjutnya akan melanjutkan tahapan persiapan sesuai mekanisme dan jadwal yang telah ditetapkan. Seluruh rangkaian kegiatan diharapkan berjalan tertib dan lancar sehingga konferensi dapat terlaksana sesuai agenda.
Konferensi tersebut akan menjadi momentum bagi anggota PWI Sultra untuk menentukan kepemimpinan organisasi periode berikutnya sekaligus melanjutkan program kerja organisasi wartawan di Sulawesi Tenggara.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan