KENDARI – Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat (AMARA) Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar acara mimbar demokrasi untuk membahas sejumlah isu menjelang pemilihan umum (Pemilu) tahun 2024, seperti politik dinasti, pelanggaran HAM, menyelamatkan demokrasi dari oligarki dan tirani, serta penegakan hukum tanpa intervensi, bertempat di kampus Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra).
Kegiatan yang diikuti ratusan mahasiswa yang tergabung dalam AMARA Sultra tersebut berasal dari Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Unsultra, IAIN, Universitas Lakidende (Unilaki), dan Universitas Mandala Waluya (UMW) Kendari.
Koordinator lapangan (Korlap) Mimbar Demokrasi AMARA Sultra, Hasir menjelaskan, bahwa kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka menolak politik dinasti yang dipraktikkan rezim saat ini.
Selain itu, kata Hasir, selain menolak politik dinasti AMARA Sultra juga menolak pelanggar Hak Asasi Manusia (HAM) terhadap jabatan publik dimanapun di republik ini.
2 Komentar
Thanks for sharing. I read many of your blog posts, cool, your blog is very good.