Jokowi menegaskan bahwa hilirisasi membawa manfaat besar bagi negara, termasuk pajak perusahaan, pajak karyawan, dan pendapatan negara lainnya. Nilai ekspor nikel, misalnya, melonjak menjadi Rp520 triliun pada 2023 dari hanya Rp45 triliun pada 2015.
4. Dukungan pada Hilirisasi di Masa Depan
Jokowi memastikan presiden terpilih, Prabowo Subianto, akan melanjutkan kebijakan hilirisasi, bahkan meluaskannya ke sektor nonminerba seperti pertanian, perkebunan, dan kelautan. Ia menyebut Prabowo akan melanjutkan fondasi yang telah dibangun untuk memperkuat perekonomian Indonesia.
Dengan berbagai kebijakan strategis yang diterapkan, Jokowi telah memberikan fondasi kuat bagi Indonesia menuju negara maju, khususnya melalui pembangunan infrastruktur dan hilirisasi yang membuka jalan bagi perkembangan ekonomi dan lapangan kerja di masa depan.
9 Komentar