Kabadan juga mengimbau agar para penyuluh pertanian dan petani mulai mengurangi penggunaan pupuk kimia dan meningkatkan penggunaan pupuk organik. Menurutnya, dampak dari perang Rusia – Ukrania telah membuat pupuk kimia menjadi mahal.

Maka dari itu pemanfaatan pupuk organik harus terus digalakan. Program SIMURP selaras dengan Program Kementan yaitu Genta Organik. Ini sangat membantu program pemerintah, salah satunya dengan memanfaatan pupuk organik. Selain itu teknologi yang diterapkan dalam teknologi CSA SIMURP mampu beradaptasi dengan iklim yang ekstrim, ujar Kabadan Dedi lagi.

SIMURP merupakan proyek yang bersumber dari Loan Agreement antar Pemerintah Indonesia dengan World Bank (WB) dan Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB).

Untuk melihat implementasi program tersebut, Tim WB melakukan kunjungan kerja ke lokasi domplot CSA di Binong, Desa Karangsari, Subang, Sabtu (18/03/2023).