“Optimasi lahan dan teknologi pertanian menjadi kunci utama dalam meningkatkan hasil produksi. Kami membentuk brigade pangan, mengoptimalkan lahan rawa dan mencetak sawah baru sebagai bagian dari upaya transformasi pertanian menuju modernisasi. Kami berkomitmen untuk mengadopsi mekanisasi pada segala lini kegiatan pertanian guna meningkatkan efisiensi dan produktivitas,” kata Mentan Amran.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti menyampaikan bahwa BP bentuk konkret komitmen pemerintah memperkuat ketahanan pangan daerah dengan pemanfaatan teknologi pertanian dan peningkatan kapasitas petani.

Sebagai bagian dari transformasi modernisasi pertanian, Brigade Pangan dibekali dengan bantuan alsintan. Di Sulawesi Selatan, sebanyak 14 unit combine harvester diberikan kepada 14 brigade pangan Kabupaten Sidrap. Sementara itu, Brigade Pangan di Kabupaten Bone menerima bantuan berupa 10 unit combine harvester, 10 unit traktor roda 2, 9 unit rice transplanter, 18 unit handsprayer, 9 unit pompa 6 inch, dan 9 unti pompa 4 inch masing-masing untuk 10 kelompok Brigade.