suarakarsa.com – Seorang pria bernama Harjiman Amrun (40), yang bekerja sebagai petugas keamanan (security) di PT OSS, ditemukan meninggal dunia di area kamar mandi mess karyawan PT CIO di Desa Tani Indah, Kecamatan Kapoiala, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, Kamis sore (14/5/2026).

Korban pertama kali ditemukan oleh rekannya sesama petugas keamanan bernama Bahtiar sekitar pukul 17.50 Wita. Saat itu, saksi hendak menggunakan kamar mandi mess karyawan, namun mendapati pintu utama dalam keadaan tertutup dari dalam.

Karena menunggu beberapa menit tidak ada respons, saksi kemudian masuk ke area kamar mandi dan menyalakan lampu. Saat itulah saksi dikejutkan dengan kondisi korban yang berada dalam posisi jongkok dengan tangan kanan terikat pada pipa air.

Mengetahui kejadian tersebut, saksi langsung memanggil rekan security lainnya serta personel kepolisian yang sedang bertugas di sekitar lokasi. Korban kemudian dievakuasi ke kamar mess untuk dilakukan pemeriksaan awal. Namun, saat diperiksa, korban diketahui sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Mendapat informasi tersebut, personel Polsek Bondoala tiba di lokasi sekitar pukul 18.20 Wita dan langsung melakukan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP) dengan memasang garis polisi guna kepentingan penyelidikan.

Selanjutnya, sekitar pukul 19.00 Wita, jenazah korban dibawa ke RS Bhayangkara Kendari menggunakan ambulans milik PT OSS untuk menjalani pemeriksaan visum luar guna memastikan penyebab kematian.

Hasil pemeriksaan visum luar yang selesai dilakukan sekitar pukul 22.05 Wita menyatakan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Usai proses pemeriksaan medis, jenazah almarhum kemudian diberangkatkan menuju rumah orang tuanya di Kabupaten Konawe Selatan sekitar pukul 22.35 Wita menggunakan ambulans perusahaan.

Pihak keluarga diketahui menerima dengan ikhlas meninggalnya almarhum dan telah membuat surat pernyataan penolakan autopsi.

Proses pemeriksaan visum luar tersebut turut disaksikan oleh Kapolsek Bondoala IPTU Immanuel Johans Brata Napiun, S.Tr.K., S.I.K., M.H., Kanit Reskrim Polsek Bondoala AIPDA Hendra, S.H., serta pihak keluarga korban.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait peristiwa tersebut guna memastikan kronologi dan penyebab pasti meninggalnya korban.