Untuk program optimasi lahan misalnya dengan memperbaiki sarana seperti tanggul, gorong-gorong dan saluran irigasi lainnya. Sedangkan pompanisasi menurut Dedi, dilakukan untuk mengairi sekitar 4 juta hektar lahan tadah hujan dari total sekitar 7,4 juta hektar lahan sawah yang ada di Indonesia.

Sehingga lahan tadah hujan yang tadinya ditanam hanya sekali saat musim hujan saja, dengan adanya pompanisasi dapat dua hingga tiga kali tanam setiap tahunnya.

Direktur Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa Detia Tri Yunandar yang juga turut memberikan sambutan mengatakan bahwa Polbangtan Gowa turut aktif terlibat menyukseskan program produksi pangan melalui perluasan areal tanam sebagai strategi antisipatif krisis pangan.

Bahkan guna menyukseskan program tersebut Polbangtan Gowa menerjunkan mahasiswanya di 24 Kabupaten dan kota di provinsi Sulawesi Selatan. Melakukan pendataan maupun pendampingan program.