Candi Borobudur akan membatasi pengunjung, ternyata ini alasannya. Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melalui Holding BUMN Aviasi dan Pariwisata InJourney memiliki rencana untuk membatasi jumlah pengunjung reguler yang mengunjungi Candi Borobudur di Jawa Tengah.

Keputusan ini diambil dengan tujuan menjaga kelestarian Candi Borobudur yang merupakan salah satu peninggalan sejarah yang sangat berharga.

Menteri BUMN, Erick Thohir, menjelaskan bahwa pembatasan ini diperlukan karena dunia khawatir terjadi kerusakan pada Candi Borobudur.

Oleh karena itu, pihaknya berharap adanya pembatasan jumlah pengunjung sebagai upaya pelestarian. Erick Thohir menyampaikan pernyataannya di kantor Kementerian BUMN di Jakarta pada hari Kamis, tanggal 25 Mei 2023.

Pembatasan pengunjung Candi Borobudur akan dilakukan dengan menerapkan sistem digitalisasi. Rencananya, akan diperkenalkan sistem tiket digital untuk memasuki kompleks Candi Borobudur.