“PPWI saat ini sedang mengimplementasikan program sejuta media online, yakni mendorong dan mendukung para pewarta warga untuk membangun media-media online sebagai media publikasi masing-masing warga. Pola publikasi dan bermedia-massa yang dilakukan oleh para pewarta warga dengan menerapkan prinsip-prinsip jurnalistik yang baik dan benar akan meminimalisir munculnya pemberitaan asal-asalan dan berita bohong atau hoax,” beber tokoh pers nasional tersebut.
PPWI meyakini bahwa pengembangan program sejuta media online merupakan wahana pendidikan bermedia yang baik dan benar serta bermanfaat bagi masyarakat.
“Program ini dilaksanakan dengan tujuan membangun kesadaran bermedia-massa di tengah masyarakat, dari pusat hingga ke desa dan perkampungan. Jika program ini dapat dituntaskan hingga ke satuan pemerintahan terkecil di tingkat desa, kelurahan, bahkan ke RT/RW, maka setiap perkembangan dan peristiwa yang terjadi di manapun dapat terdeteksi dan terpublikasi dengan cepat. Misalnya, dalam hal Pemilu 2024 nanti, suasana di TPS dapat dipantau melalui pemberitaan oleh para pewarta warga yang ada di masing-masing TPS. Termasuk hasil-hasilnya dapat diketahui dan terpublikasikan dengan cepat,” tambah Wilson Lalengke.
2 Komentar