Ahmad juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan aksi demontrasi hingga berjilid jilid sampai oknum-oknum yang terlibat ditetapkan tersangka oleh pihak penegak hukum dalam hal ini pihak Kejaksaan RI maupun KPK RI.

Ia berharap kepada semua pihak yang terlibat agar kooperatif dan berjiwa kesatria dalam mengahadapi masalah ini mengingat dampak berantai yang dirasakan oleh masyarakat luas akibat perbuatan Korupsi Pertambangan.

“Demi keadilan dan kesejahteraan masyarakat luas khususnya masyarakat Sulawesi Tenggara. Apapun alasannya perbuatan korupsi pertambangan telah membuat lubang penderitaan bagi masyarakat Sulawesi Tenggara. Semua pihak harus berbesar hati dan berjiwa ksatria untuk mempertanggungjawabkan perbuatan jahatnya.” tuturnya