Semua pengujian terkait infrastruktur pendukung ruas bumi telah dilalui dengan hasil baik dan siap mendukung operasional SATRIA-1.

Adi menambahkan bahwa SATRIA-1 adalah satelit dengan teknologi mutakhir Very High-Throughput Satellite (VHTS) pertama di Indonesia dengan kapasitas total 150 Gbps. Satelit ini diharapkan dapat membantu program transformasi digital di Indonesia.

“Setelah dipastikan semuanya berfungsi dengan baik, SATRIA-1 akan digunakan oleh Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi, Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (BAKTI Kominfo) untuk memberikan layanan internet bagi daerah-daerah di seluruh penjuru Indonesia,” tutup Adi.***