suarakarsa.com – Suasana semarak mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun ke-62 Provinsi Sulawesi Tenggara pada Sabtu (25/4/2026). Dalam rangka memeriahkan momentum tersebut, Tim Penggerak PKK kabupaten/kota se-Sultra menggelar lomba olahan pangan lokal bergaya “MasterChef” yang berlangsung meriah dan penuh kreativitas.

Sebanyak 17 kabupaten/kota turut berpartisipasi dengan menampilkan beragam kreasi kuliner berbahan dasar pangan lokal khas daerah masing-masing. Setiap tim berlomba menyajikan inovasi terbaik, tidak hanya dari segi cita rasa, tetapi juga tampilan dan kandungan gizi yang seimbang.

Kegiatan ini tidak semata berorientasi pada kompetisi, melainkan juga menjadi sarana edukasi untuk mendorong pemanfaatan pangan lokal sebagai alternatif konsumsi sehat dan bergizi. Selain itu, lomba ini bertujuan meningkatkan kreativitas kader PKK dalam mengolah bahan pangan menjadi menu yang menarik sekaligus bernilai ekonomis.

Partisipasi Ketua TP PKK Kabupaten Konawe, Hj. Hania, turut mencuri perhatian. Ia tampil aktif sebagai peserta bersama timnya, sekaligus menunjukkan komitmen nyata dalam pengembangan dan promosi pangan lokal di daerah.

Dalam pelaksanaannya, peserta dituntut menghadirkan inovasi kuliner berbasis bahan lokal dengan pendekatan modern dan adaptif. Ragam hidangan yang disajikan mencerminkan optimalisasi sumber daya lokal, mulai dari komoditas pertanian hingga hasil laut khas Sulawesi Tenggara, yang diolah dengan memperhatikan aspek gizi, estetika, dan nilai tambah ekonomi.

“Melalui kegiatan ini, potensi pangan lokal diharapkan semakin dikenal luas dan menjadi kebanggaan daerah,” ujar ketua panitia.

Proses penilaian dilakukan oleh dewan juri dengan mempertimbangkan berbagai aspek, seperti kreativitas, kebersihan, cita rasa, serta teknik penyajian. Antusiasme peserta dan dukungan dari masing-masing daerah menciptakan suasana kompetisi yang dinamis, sekaligus mempererat kebersamaan antar peserta.

Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian unggulan dalam peringatan HUT ke-62 Sulawesi Tenggara, sekaligus memperkuat sinergi antar Tim Penggerak PKK se-Sultra. Inovasi yang dihasilkan diharapkan dapat diterapkan di tengah masyarakat sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan daerah.

Melalui semangat kolaborasi dan kreativitas, lomba ini membuktikan bahwa pangan lokal memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi hidangan modern yang berkualitas dan berdaya saing, serta mampu mengangkat identitas kuliner daerah ke tingkat yang lebih luas.