Teks
PT. Andala Bintang Sarana - Selalu Ada - PT. Andala Bintang Sarana - Selalu Ada - PT. Andala Bintang Sarana - Selalu Ada - PT. Andala Bintang Sarana - Selalu Ada -

ASN Single Bakal Hijrah Lebih Dulu ke IKN

JAKARTA – Wakil Kepala Otorita IKN, Dhony Rahajoe, mengungkapkan setengah dari total ASN yang pindah ke IKN Nusantara pada tahap pertama adalah mereka yang belum berkeluarga. Mereka akan berbagi tempat tinggal dalam satu unit.

“Kemungkinan kan yang datang kan misalnya kalau keluarga itu mikir sekolah anaknya, mindahin sekolah kan semester berikut atau apa. Nah kita perhitungkan 50% yang single dulu yang pindah dan itu akan sharing. Jadi kita hitungnya satu unit itu tipe 98 yang paling kecil itu tiga kamar itu bisa sharing. Jadi dengan membangun sekitar tiga ribu, dua ribu lima ratus udah dapet sekitar hampir 8 ribuan,” kata Dhony kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (8/3/2023).

Dhony menjelaskan konsep tempat tinggal untuk para ASN itu adalah rumah dinas jabatan. Setelah mereka pensiun, rumah dinas jabatan bakal diganti oleh ASN yang baru.

Baca Juga  Usai Dua Pejabat ASN Konawe Dinonaktifkan, Ini Tanggapan Bawaslu Konawe..

“Rumah dinas jabatan, bukan gratis. Nah kenapa rumah dinas jabatan memang sudah diatur di dalam Perpres di sekitar istana dan kantor-kantor itu, rumah dinas jabatan. Kenapa? Karena setelah pensiun atau tugas lain itu bisa diisi oleh ASN, Hankam baru,” ujar Dhony.

Dhony mengatakan ketentuan mengenai tempat tinggal ASN di IKN itu diatur dalam Perpres. Pemerintah mempertimbangkan faktor produktivitas dalam pembangunan tempat tinggal itu.

“Jadi yang baru-baru ini tidak tersingkir jauh dan sekitar istana dan kantor itu nanti kalau isinya yang sudah pensiun-pensiun semua jadi kasian yang justru produktifnya gitu. Nah kita bikin sistem itu dan sudah diatur di dalam Perpres 63 tahun 2022 70% di KIPP itu rumah dinas jabatan, 30% bisa dimiliki nanti teman-teman juga bisa beli di sana,” ujar Dhony.

Baca Juga  Link Pendaftaran CPNS 2023 dan Formasi Lowongan yang Dibuka

Pemindahan ASN Tahap Pertama
Dhony menjelaskan ada hampir 17 ribu ASN dan pegawai di sektor pertahanan dan keamanan yang bakal pindah ke IKN pada tahap pertama. Pemindahan ASN ke IKN bakal dilakukan secara bertahap.

“Para calon penghuni yang ASN hankam yang mau pindah ada tahap satu kita akan pindah sekitar 16.990 kita harus mulai ajak bergelombang-gelombang melihat bagaimana perkembangan rencana rumah barunya, para ASN, hankam itu sekaligus kita mengubah pola pikir edukasi tahap awal nanti akan diikuti dengan berbagai program lainnya,” ujar Dhony.

Dhony menjelaskan total angka itu terdiri dari 12 ribu ASN dan sekitar 5 ribu pegawai di sektor pertahanan dan keamanan. Pembangunan rumah akan dibiayai APBN dan investasi pelaku usaha.

Baca Juga  Panji Gumilang Terindikasi Terlibat TPPU

“Nanti ya 2024 targetnya itu, kita kan sedang bangun rumah dari APBN akan dibangun untuk sekitar 8 ribuan. Sisanya kita cari dari investasi dari pelaku usaha,” ujar Dhony.(SW)