1. Luas Area
Luas area menjadi salah satu pertimbangan utama dalam memilih kapasitas APAR. Untuk ruangan kecil seperti kendaraan, ruang panel, atau area terbatas, APAR berukuran 1–2 kg biasanya sudah cukup sebagai perlindungan awal.
Sementara itu, rumah tinggal, kantor kecil, atau ruko umumnya banyak menggunakan APAR berkapasitas 3–6 kg karena menawarkan keseimbangan antara kapasitas dan kemudahan penggunaan.
Pada area yang lebih luas seperti gudang, workshop, atau fasilitas produksi, APAR berukuran 9–12 kg sering dipilih karena mampu digunakan lebih lama saat proses pemadaman.
Sebagai catatan, pada bangunan besar sebaiknya tempatkan beberapa unit APAR di titik strategis. Jangan hanya mengandalkan APAR ukuran besar tetapi di satu titik saja.
2. Jenis Material yang Berpotensi Terbakar
Jenis material yang terdapat di suatu lokasi juga memengaruhi pemilihan APAR. Area yang didominasi oleh material seperti kertas, kayu, kain, atau plastik memiliki karakteristik risiko yang berbeda dibandingkan area yang menyimpan cairan mudah terbakar, gas, maupun peralatan listrik.
Itulah kenapa, selain mempertimbangkan kapasitas tabung, penting juga memilih media pemadam yang sesuai dengan klasifikasi kebakaran. Misalnya, APAR powder digunakan untuk berbagai jenis risiko umum, sedangkan APAR CO? banyak dipilih untuk area yang memiliki peralatan listrik.


Tinggalkan Balasan