Breaking News

Edukasi Sejak Dini! KPU Bantul, Musnif, Hadir Dalam Ngobrol Pemilu Bersama Praktisi KPU dan Dikbud Konawe

KONAWE – Komisi Pemilihan Umum (KPU) bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Konawe akan meluncurkan kegiatan Pemilihan Ketua OSIS (Pemilos) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) secara serentak di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara.

Anggota KPU Bantul, Musnif Istiqomah mengatakan, dalam pembinaan pemilihan ketua OSIS yang didesain dalam tahapan pemilu, KPU ingin mengenalkan lebih dekat pemilu kepada generasi muda.

lebih lanjut, menurut Musnif, membangun demokrasi sejak dini sangat penting agar anak-anak muda yang notabenenya yang pemilih pemula belum mendapatkan bekal informasi.

“Apapun dia harus menjadi tau apa yang harus dia lakukan misalnya hal kecil. yah, yang selama ini tidak kita anggap penting dia akan mencari tau, siapa sih yang akan di pilih, apa sih latar belakangnya, apa sih visi misinya itulah hal yang ingin kita sampaikan,” ujarnya, usai Ngopi Berisi “Ngobrol Pemilu Bersama Praktisi”, di salah satu warkop yang ada di Kecamatan Unaaha, pada Selasa malam (18/10/2022).

Baca Juga  Usai Diterpa Isu Miring, GAM Sultra Dukung KPU Konawe Sukseskan Tahapan Pemilu

Ditempat yang sama, Komisioner KPU Konawe, Andang Masnur menjelaskan, terkait pelaksanaan pemilihan OSIS secara serentak se – Konawe Hal tersebut, terinsfirasi di mana beberapa waktu lalu pihak KPU Bantul telah mendapat penghargaan dari KPU RI terkait program yakni KPU memfasilitasi pemilihan ketua OSIS di Kabupaten Bantul.

“Pak Kadis Dikbud Konawe Suryadi akan memfasilitasi kita, dalam melakukan hal yang sama di tingkat SMP dulu di kabupaten Konawe, Kita akan menyelenggarakan pemilihan OSIS secara serentak di kabupaten Konawe, nanti akan ada dulu identifikasi di sekolah-sekolah yang belum melakukan pemilihan ketua OSIS,” ujarnya.

Kadis Dikbud Konawe, Suryadi juga menjelaskan, proses demokrasi disekolah dalam pemilihan ketua OSIS ada kesamaan dengan proses demokrasi dalam pemilihan umum.

Baca Juga  Prabowo Didaulat jadi Bapak Budaya Indonesia oleh Budayawan Bali Pasca Deklarasi Galunggung

“Nah, oleh karena itu, jika kita lakukan berarti secara dini kita sudah melakukan edukasi tentang praktek demokrasi di tingkat SMP. Ini menjadi edukasi yang luar biasa pada generasi kita didalam rangka memahami tentang nilai-nilai demokrasi,”pungkasnya. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *