Kedua, mengurangi rekrutmen pada formasi yang akan terdampak oleh perubahan transformasi digital.

Ketiga, rekrutmen ASN diarahkan untuk membantu penataan tenaga non-ASN, atau yang lebih dikenal sebagai tenaga honorer.

Menurut Anas, rekrutmen ASN ini juga dimaksudkan sebagai upaya pemerintah untuk memberikan pengakuan kepada tenaga honorer yang telah lama berkontribusi.

Saat ini, terdapat sekitar 2,3 juta tenaga non-ASN yang sedang dalam proses audit oleh Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) bersama Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Seleksi CPNS 2023 dan PPPK 2023 ini telah mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak, termasuk Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim.

Pemerintah menegaskan bahwa proses seleksi akan dilakukan dengan transparansi dan keadilan, dengan harapan agar ASN yang direkrut nantinya mampu memberikan kinerja yang berdampak positif bagi masyarakat, sesuai arahan dari Presiden Joko Widodo.