Teks
PT. Andala Bintang Sarana - Selalu Ada - PT. Andala Bintang Sarana - Selalu Ada - PT. Andala Bintang Sarana - Selalu Ada - PT. Andala Bintang Sarana - Selalu Ada -

Meninggal Di Usia 67 Tahun, Ini Profil Almarhum Azyumardi Azra Ketua Dewan Pers

JAKARTA – Ketua Dewan Pers Azyumardi Azra meninggal dunia. Almarhum Azyumardi meninggal dunia setelah sebelumnya menjalani perawatan di rumah sakit di Selangor, Malaysia.

Diketahui kabar Azyumardi Azra meninggal dunia dibenarkan oleh Ketua Komisi Penelitian, Pendataan dan Ratifikasi Dewan Pers, Ninik Rahayu. Dia mengatakan saat ini pihak kedutaan tengah mengurus jenazah almarhum.

“Benar. Saya konfirmasi ke istri Azyumardi Azra yang berada di sana. Sekarang jenazahnya sedang diurus kedutaan,” kata Ketua Komisi Penelitian, Pendataan dan Ratifikasi Dewan Pers, Ninik Rahayu, Minggu (18/09/2022).

Azyumardi Azra sebelumnya dinyatakan positif COVID-19 dan dilakukan perawatan secara intensif. Hal ini dibenarkan oleh Koordinator Fungsi Pensosbud KBRI Kuala Lumpur Yoshi Iskandar.

Baca Juga  Buntut OTT KPK Hakim Agung, Kepercayaan Publik Makin Merosot

Berikut ini profil almarhum :

Lahir pada 4 Maret 1955 di Lubuk Alung, Padang Pariaman, Sumatra Barat.

Azyumardi diketahui terpilih sebagai Ketua Dewan Pers Priode 2022-2025 menggantikan Prof Dr H Mohammad Nuh.

Azyumardi Azra, M.Phil, MA, CBE dikenal luas sebagai cendekiawan muslim. Mantan Rektor UIN Syarif Hidayatullah ini akrab disapa dengan panggilan Prof Azra. Ia meninggal pada usia 67 tahun.

Pada tahun 2010, Azyumardi memperoleh titel Commander of the Order of British Empire (CBE). Titel ini merupakan sebuah gelar kehormatan dari Kerajaan Inggris dan menjadi ‘Sir’ pertama dari Indonesia.

Gelar CBE diberikan Kerajaan Inggris kepada individu untuk menghargai kontribusi positif yang telah dilakukan di bidang pekerjaan mereka. Dengan gelar ini, Azyumardi dianggap telah diakui sebagai anggota keluarga bangsawan Inggris.

Baca Juga  Komitmen Bersama: BAWASLU dan Tamalaki Wonua Konawe Siapkan Pemilu yang Aman

Azyumardi juga diketahui merupakan mantan Rektor UIN Syarif Hidayatullah pada tahun 1998 sampai 2006. (***)