suarakarsa.com – Dalam upaya meningkatkan kualitas pengelolaan arsip di Kabupaten Konawe, Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Konawe terus berinovasi dengan meluncurkan aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI). Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 12 September 2024, di salah satu hotel di Kecamatan Unaaha, Konawe.

Konawe Tingkatkan Kualitas Arsip: Luncurkan Aplikasi SRIKANDI untuk Pengelolaan Arsip Dinamis

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Konawe, Dr. Ferdinand Sapaan, SP, MH, secara resmi membuka acara peluncuran tersebut. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa penerapan aplikasi SRIKANDI akan mengubah proses administrasi di Kabupaten Konawe menjadi lebih efisien, tanpa batasan jarak dan waktu. “Dengan SRIKANDI, proses administrasi bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja,” ucapnya.

Turut hadir dalam acara tersebut, sejumlah pejabat tinggi Kabupaten Konawe, termasuk Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Musakkir Alqifli, S.Kel, M.AP, serta sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya. Acara ini menjadi langkah konkret Pemerintah Kabupaten Konawe dalam mendukung Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) sesuai dengan amanat Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018.

Musakkir Alqifli menjelaskan bahwa aplikasi SRIKANDI hadir sebagai solusi modern dalam pengelolaan arsip yang lebih efektif. “Aplikasi ini akan mempermudah proses pengarsipan, pencarian data, dan pengelolaan arsip dinamis secara lebih efisien, akurat, dan terorganisir,” katanya. Ia juga menambahkan bahwa implementasi SRIKANDI adalah hasil kolaborasi antara Kementerian PANRB, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), serta Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).

Sekda Konawe, Dr. Ferdinand Sapaan, turut menyampaikan pentingnya pengelolaan arsip yang tepat di era digital. “Meski sudah beralih ke digital, arsip yang ada harus tetap dikelola dengan baik untuk menjaga nilai kinerja Kabupaten Konawe,” jelasnya. Ia juga berharap agar seluruh OPD, Kecamatan, dan Kelurahan di Konawe berkomitmen dalam menggunakan aplikasi ini demi memudahkan proses surat-menyurat antar instansi.

Di akhir acara, Dr. Ferdinand menegaskan pentingnya disiplin waktu dan keterlibatan para pimpinan OPD dalam setiap kegiatan resmi pemerintahan. “Budaya disiplin adalah kunci kemajuan, dan kita harus malu jika tamu sudah datang tapi tuan rumah belum siap,” pungkasnya.

Melalui peluncuran aplikasi SRIKANDI, Konawe menunjukkan komitmennya dalam mengikuti tren kearsipan modern, menciptakan pengelolaan arsip yang lebih efektif, serta mendukung terwujudnya pemerintahan yang transparan dan akuntabel.