Teks
PT. Andala Bintang Sarana - Selalu Ada - PT. Andala Bintang Sarana - Selalu Ada - PT. Andala Bintang Sarana - Selalu Ada - PT. Andala Bintang Sarana - Selalu Ada -

Lo Kheng Hong: Menabung Membuat Miskin, Investasi Saham Kunci Kekayaan

Lo Kheng Hong
Investor saham yang dijuluki Warren Buffet Indonesia Lo Kheng Hong. (Foto Bisnis.com/Rachman)

Jakarta – Investor terkemuka Indonesia, Lo Kheng Hong, membagikan pandangannya mengenai kesalahan umum yang dilakukan banyak orang dalam mengelola keuangan mereka. Dikenal sebagai “Warren Buffett-nya Indonesia,” Lo mengkritik kebiasaan menabung di bank sebagai langkah yang perlahan-lahan mengikis kekayaan.

Berbicara di Capital Market Summit & Expo (CMSE), Lo mengungkapkan, “Menyimpan uang di bank sebetulnya membuat kita miskin secara pelan-pelan karena nilai uang kita semakin hari semakin turun.” Menurutnya, bunga bank yang rendah tidak mampu mengimbangi laju inflasi, sehingga secara real nilai uang menyusut seiring waktu.

Lo juga menyinggung tentang investasi lain seperti obligasi dan emas yang menurutnya kurang menguntungkan. “Saya juga tidak membeli emas,” katanya, menegaskan preferensinya terhadap investasi saham yang telah terbukti membawa kekayaan besar baginya.

Baca Juga  Apple Memperkenalkan Berbagai Fitur Baru dalam iOS 17: Apa yang Perlu Anda Ketahui

Salah satu kisah sukses Lo adalah investasinya pada PT United Tractors Tbk (UNTR), di mana ia mengalami keuntungan signifikan yang menjadi titik awal kesuksesannya di dunia saham. Lo memuji potensi imbal hasil pasar saham Indonesia sebagai salah satu yang tertinggi di dunia, terutama bagi investor jangka panjang. “Sudah terbukti! Saya bersyukur saya ada di dalamnya,” ucap Lo.

Menurut Lo, kurang dari 1% masyarakat Indonesia yang menyadari bahwa saham adalah investasi terbaik. Kebanyakan orang lebih memilih untuk menempatkan uangnya di bank atau investasi properti.

Kesuksesan Lo bukan tanpa usaha keras. Dia dikenal sebagai investor yang teliti, sering menghabiskan waktu berhari-hari untuk membaca laporan keuangan perusahaan sebelum mengambil keputusan investasi. Strateginya terbukti berhasil, terutama ketika dia membeli saham PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) pada harga Rp 1.000 per saham dan menjualnya pada harga rata-rata Rp 10.000 per saham, menghasilkan keuntungan yang sangat besar dalam waktu singkat.

Baca Juga  Rahasia Sukses Mengelola Angpau Lebaran untuk Generasi Muda! Nomor 3 Bikin Uang Lebih Banyak dan Tidak Cepat Habis!

Lo menekankan bahwa salah satu kunci sukses berinvestasi di saham adalah kemampuan mengontrol emosi. Ini terbukti dari kesuksesannya yang luar biasa, dengan keuntungan mencapai 5.900% dari saham UNTR dan 900% dari saham INKP.

Dengan berbagi pengalamannya, Lo Kheng Hong berharap dapat menginspirasi lebih banyak orang Indonesia untuk mempelajari dan terjun ke dunia investasi saham, memanfaatkan peluang untuk memperkaya diri di tengah tantangan ekonomi saat ini.