Teks
Optimis Menangkan Pilwali, Asmawa Tosepu dan Yudhianto Mahardika Kompak Ambil Formulir Calon Wali Kota Kendari di Partai Demokrat - Kerusakan Jalan Mataiowi-Abuki, Proyek Rp18 Miliar Belum Setahun Sudah Bermasalah - Yusril Optimis Gugatan Kubu 01 dan 03 Bakal Ditolak MK - Harga HP Samsung Galaxy A15 Terbaru di April 2024, Yuk Cek Spesifikasi Lengkapnya - Info Lengkap: Harga Tiket Masuk dan Cara Pembelian Tiket Taman Mini Indonesia Indah

PPATK Sebut Transaksi Judi Online Meningkat Tajam dalam Setahun

JAKARTA – Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Sebut Transaksi Judi Online Meningkat Tajam dalam Setahun. PPATK menyampaikan perputaran uang pada rekening pelaku judi online mengalami peningkatan.

Selama 2022, perputaran uang judi online di rekening pelaku mencapai Rp 69 triliun.

“Berdasarkan rekening-rekening yang dianalisis oleh PPATK, perputaran uang pada rekening-rekening para pelaku judi online mencapai sedikitnya Rp 57 triliun pada tahun 2021 dan meningkat menjadi Rp 69 triliun pada tahun 2022 Januari -Agustus 2022,” kata Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana dalam acara ‘4th Legal Forum Urgensi Regulatory Technology dan Digital Evidence dalam Mendukung Efektivitas Penegakan Hukum TPPU dan TPP’ di Hotel Sultan, Jakarta, Selasa (7/11/2023).

Baca Juga  Irjen Teddy Minahasa Bakal Dikonfrontasi dengan AKBP Doddy

Ivan menuturkan PPATK terus melakukan upaya penyelamatan aset atau asset recovery yang diduga terkait dengan judi online. Salah satunya dengan membekukan rekening yang digunakan pelaku judi online.

“Total penghentian sementara transaksi yang telah dilakukan terhadap rekening yang diindikasikan menampung transaksi hasil perjudian selama tahun 2022 sampai awal September 2022 mencapai Rp 850 miliar,” tuturnya

Ivan mengatakan, tidak hanya judi online, beberapa kasus mengenai robot trading juga marak terjadi di Indonesia. Sejak awal 2022 hingga Juni 2022, PPATK melakukan penghentian sementara rekening yang berkaitan dengan dugaan investasi ilegal, dari investasi forex ilegal hingga Binomo.

“PPATK telah menganalisis dan melakukan penghentian sementara transaksi terkait kasus dugaan investasi ilegal, antara lain suntikan modal alat kesehatan, investasi forex ilegal (FX Family), robot trading viral Blast, robot trading Evotrade, Auto Trade Dold, Binomo Binary Option, robot trading DNA Pro, dan robot trading Fahrenheit,” ujarnya.

Baca Juga  Sumbangan Uang Elektronik Kampanye Parpol Bakal Sulit Diawasi

“Per tanggal 13 Juni 2022, PPATK telah melakukan penghentian sementara transaksi dengan total saldo yang dihenti sebesar Rp 745 miliar. Total transaksi terkait investasi ilegal periode tahun 2022 mencapai sebesar Rp 35 triliun,” lanjutnya.

Ivan membeberkan sejumlah modis operandi yang dilakukan pelaku investasi ilegal. Salah satunya menyamarkan dana melalui sponsorship ke klub sepakbola.

“Adapun modus operandi yang digunakan antara lain menyamarkan dana yang berasal investasi ilegal melalui sponsorship ke klub sepakbola senilai miliaran rupiah, memberikan iming-iming berupa mobil mewah, jam tangan mewah dan tiket tur luar negeri dalam rangka menarik minat calon investor, dan menggunakan perusahaan yang statusnya legal secara hukum namun digunakan untuk kepentingan pihak afiliator (misuse of legal entity),” jelasnya.(SW)