Puluhan Warga Kelurahan Andabia Geruduk Kantor Bupati Konawe

Konawe – Puluhan warga Kelurahan Andabia, Kecamatan Anggaberi geruduk Kantor Bupati Konawe guna melakukan aksi unjuk rasa. Warga menuntut dapat bertemu dengan Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa untuk menengahi persoalan kasus yang menghasilkan beberapa tersangka warga Andabia.

 

Unjuk rasa dilakukan usai di tetapkannya 6 orang warga Kelurahan Andabia sebagai tersangka pelaku penganiyaan yang menghilangkan nyawa seseorang terduga pelaku pencuri sapi yang berinisial RK pada beberapa waktu lalu, Senin, 05/09/2022.

Koordinator Lapangan (Korlap) Agus Marwan menyampaikan, sejatinya seluruh masyarakat Konawe menjunjung tinggi asas hukum adat Tolaki baik warga atau suku lain yang berada di Kabupaten Konawe.

“Jangan karena kami melakukan kesalahan, lalu mereka tidak mau menghormati proses adat suku kami” ucap Agus.

Baca Juga  Masyarakat Uepai, Siap Mendukung Penuh Nasrullah Faizal Di Pilcaleg 2024

Disela – sela unjuk rasa, orator massa aksi, Sumantri mengatakan, bahwa Bupati Konawe Kery Saipul Konggoasa juga sebaiknya turun tangan menengahi persoalan ini, jangan hanya fokus mencalonkan diri sebagai Gubernur.

“Kami jangan dibiarkan menyelesaikan sendiri persoalan tersebut, jangan hanya fokus mencalonkan Gubernur, tapi urus juga masyarakatmu” kata Sumantri.

“Kedatangan kami kesini untuk meminta keadilan supaya hukum adat juga ditegakkan dalam persoalan ini”, lanjutnya.

Berikut pernyataan sikap tuntutan massa aksi ;

1. Mendesak kepada Bupati Konawe agar segera turun langsung menyelesaikan persoalan tersebut sesuai ketetapan hukum adat tolaki.

2. Mendesak kepada Bupati Konawe untuk menganti sekda Kabupaten Konawe yang kami anggap gagal dalam menyelesaikan kasus perkara ini.

Baca Juga  Terkait Demontrasi Penolakan PJ Bupati di DPRD Konawe, Begini Tanggapan Aktivis dan NGO Sultra

3. Mendesak kepada polres konawe agar hari ini mempasilitasi penyelesaian secara adat istiadat suku tolaki dan tidak terintevensi oleh orang orang propokator.

4. Mosi tidak percayab ahwa hari ini kami tidak percayah lagi kepada kapolres konawe maka hari ini kami masyarakat kecamatan anggaberi mendesak dan meminta agar Kapolres Konawe mundur dari jabatannya atas kegagaglannya dalam menyelesaikan perkara ini melalui adat sebagaimana komitmen awal.

5. Apabila tuntutan kami tidak di indahkan maka kami akan melakyukan aksi jilid 2 secara besar besaran.

Usai melakukan unjuk rasa di depan Kantor Bupati, massa juga melanjutkan aksi ke Kantor Polres Konawe.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *