Breaking News

Sasar Generasi Millenial, Kementan Sosialisasikan Program Lewat Serial Renjana

Serial Renjana
Kepala BPPSDMPsaat menghadiri Ngobrol Asyik (Ngobras) Penyuluhan volume 12 melakukan launching serial Renjana Season 4, di AOR BPPSDMP (21/03). (Sumber: Humas kementan)

JAKARTA – Kementerian Pertanian (Kementan) terus mendorong generasi milenial untuk terjun ke dunia pertanian. Ada enam strategi yang telah disusun oleh Kementan diantaranya adalah transformasi pendidikan vokasi pertanian, pembuatan program wirausaha muda pertanian, melibatkan mahasiswa atau alumni atau pemuda tani Pertanian, menumbuhkan KUB atau Kelompok Usaha Bersama yang difokuskan pada sektor pertanian, membuat program pelatihan serta magang bagi petani muda dan mengoptimalkan penyuluh untuk mengembangkan serta mendorong minat petani muda.

Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan agar petani milenial bertumbuh semakin banyak dan semakin berkualitas dengan fokus dan memperluas jaringan antar petani milenial sehingga tercapai kesejahteraan pangan bahkan saat krisis pangan.

Langkah-langkah adalah pertama dengan memanfaatkan teknologi (gadget) untuk memperluas jaringan pertemanan. Kedua pembentukan kelompok tani. Ketiga, harus belajar dari kejadian yang sudah ada, terobos ilmu nya dari web dan terakhir harus fokus pada suatu komoditas untuk diterapkan sampai berhasil”, ujar Mentan SYL.

Baca Juga  Kriteria Siswa Eligible untuk Daftar SNMPTN 2023

Sementara itu, dalam rangka mensosialisasikan dan mengajak para pemuda untuk mau bergabung ke dunia pertanian, Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) melalui Pusat Penyuluhan Pertanian (Pusluhtan) pada Ngobrol Asyik (Ngobras) Penyuluhan volume 12 melakukan launching serial Renjana Season 4, di AOR BPPSDMP (21/03).

Kepala BPPSDMP, Dedi Nursyamsi mengatakan bahwa dalam rangka mensosialisasikan dan mendesiminasikan program pertanian dapat dilakukan melalui berbagai hal. Salah satunya melalui serial Renjana ini.

“Serial ini sebagai treatment kepada petani muda bahwa bertani itu keren, tidak kumel dan mendapatkan banyak cuan”, ujar Kabadan Dedi.

Sedangkan menurut Sutradara serial Renjana, Ilham Sukmono mengatakan bahwa banyak tantangan saat melakukan shooting serial Renjana, diantaranya karena faktor hujan deras yang menyebabkan mati lampu di BPP Lembang.

Baca Juga  Kementan Ajak Mahasiswa Polbangtan Kementan Bertransformasi untuk Ketahanan Pangan

Sebagai informasi, Renjana Season 1 (episode 1 s.d 4) mengangkat tema “Perangkat Uji Tanag Sawah atau PUTS”, telah selesai ditayangkan pada April 2022. Pada penayangan perdana tersebut berhasil disaksikan oleh 33.250 viewers di Youtube yang secara demografi 90% viewers berkisar umur 18-24 dan 25-36. Hal tersebut menunjukkan bahwa tujuan Kementan mensosialisasikan Petani Milenial telah tercapai.

Sedangkan Renjana Season 2 (episode 5 s.d 8) ditayangkan pada Juni s.d Juli 2022 dengan mengangkat tema KUR dan PUTK. Sedangkan serial Renjana season 3  bertemakan “Pangan Lokal” dan telah tayang pada September 2022.

Selain melalui serial Renjana, BPPSDMP terus memaksimalkan kinerja program-program utamanya, salah satunya melalui program Strategic Irrigation Modernization and Urgent Rehabilitation Project (SIMURP). Program SIMURP ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan pendapatan petani dengan penerapan teknologi Climate Smart Agriculture (CSA) atau Pertanian Cerdas Iklim, diantaranya dengan penggunaan varietas unggul, penggunaan petisida nabati, mengurangi pupuk kimia sehingga dapat menurunkan emisi Gas Rumah Kaca (GRK). (HV/NF)

Baca Juga  Klaim Biosaka Substitusi Pupuk 50% Dikritisi Peneliti BRIN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *